Kaos Kaki Anda Bau? Begini Cara Mengatasinya

✆ 087 8800 33233

Ibu Eka

Ruko pasar ceger Blok A1 No.5. Jurangmangu -  Tangsel

Teriknya suhu pada siang hari serta beratnya aktivitas kita sering membuat tubuh berkeringat terlalu banyak. Tak cuma badan yang mengeluarkan keringat, kaki yang terbalut dengan alas kaki pun tidak urung turut melakukan hal yang sama.

Keringat yang muncul dari kaki tidak jarang menyebabkan kaos kaki kita mengeluarkan aroma yang tak pantas. Bau kaos kaki yang tak pantas ini pun akhirnya membuat kita menjadi kurang percaya diri. Lebih lagi jika sedang berada di tengah-tengah keramaian aktivitas Anda bersama kawan-kawan.

Sejatinya, aroma kaos kaki yang tak pantas ini tidak cuma berasal dari keringat yang keluar. Aroma ini bisa juga disebabkan oleh kurangnya sirkulasi angin yang masuk. minimnya sirkulasi angin menyebabkan bakteri turut menunggangi keringat yang sulit menguap.

Nah, demi menghindari kaos kaki agar tidak mengeluarkan aroma sedap, berikut kami lampirkan tips yang semoga membantu.

1. Cari Kaos Kaki yang Bermaterial Halus

Pastikan kaos kaki yang Anda kenakan adalah kaos kaki yang berbahan kain lembut. Karena dengan bahan yang halus ini bersifat menyerap keringat dengan mudah.

Jika Anda menyukai alas kaki dengan model yang tertutup, sangat kami rekomendasikan untuk menggunakan kaos kaki yang terbuat dari bahan halus dan nyaman, seperti kain katun, spandex, silk, maupun kain sutera.

2. Pantang Pakai Kaos Kaki Saat Kaki Masih Lembab

kaus-kaki

Keadaan kaki yang sedang lembab akan jadi area terbaik bagi bakteri yang turut hinggap pada keringat. Pastikan saat memakai kaos kaki, jangan sampai kondisi kaki kita sedang dalam keadaan masih lembab. Tunggu sampai kaki Anda kering barulah Anda bisa memakai kaos kaki.

3. Pilihlah Sepatu yang Longgar dan Berongga

Saat akan memakai sepatu, usahakan alas kaki yang Anda gunakan tidak terlalu sempit. Sepatu yang tak longgar, akan membuat minimnya sirkulasi angin yang masuk. Jadinya, kaki Anda pun akan menjadi ‘sumpek’, dan memancing keringat untuk kelaur. Pilihlah sepatu yang leluasa dan memberikan banyak rongga agar sirkulasi udara yang lebih baik.

4. Bersihkan Kaki dengan Teh Lemon atau Air Garam

Manfaat lemon tea tak hanya untuk diminum, tapi ia juga mengandung manfaat lain. Begitu juga dengan garam. Garam juga tidak cuma berguna untuk menjadi penyedap pangan. Baik lemon tea ataupun garam termasuk campuran terbilang cukup ampuh dalam menghilangkan aroma kaki yang kurang sedap.

Nah, untuk kaos kaki agar tidak memiliki aromatidak sedap, cukup rendamkan kaki Anda ke dalam rendaman air yang dicampuri garam atau teh tak terpakai dengan ditambah dengan lemon. Rendam kaki kisaran waktu setengah jam. Campuran garam tersebut berguna untuk membasmi kutu air dan menyingkirkan bakteri penyebab bau tak enak pada kaki.

Demi hasil yang lebih baik, kerjakan hal tersebut secara terus menerus. Minimal sepekan sekali. Lebih lagi jika kita adalah orang yang mengenakan sepatu dengan durasi yang lumayan lama.

5. Bilas Kaos Kaki dengan Rutin

bau-kaki

 

Membilas kaos kaki sebenarnya amatlah mudah. Anda Cuma perlu memasukkannya ke dalam air berdetergen selama tiga puluh menit agar aroma busuk dan kotorannya hilang. Bilaslah di suhu air sekitar pada angka 30 derajat celcius. Pantang gunakan air hangat agar kaos kaki tidak menyusut atau jadi mulur.

Sehabis melakukan perendaman, bilaslah kaos kaki dengan lembut pada seluruh bagian kaos kaki. Tapi jangan sampai memelintirnya agar tak memulurkan karet pada kaos kaki. Setelah dibilas, lakukan penjemuran sampai kering di tempat yang terbuka. Jika Anda membersihkannya dengan mesin cuci, pastikan untuk tidak memakai mesin pengering. Hal ini dikarenakan kolor pada kaos kaki akan beresiko melar jika terpapar uap mesin pengering.

6. Celupkan Kaos Kaki pada Softener

Setelah dicuci, rendam kaos kaki tersebut dengan campuran pewangi pakaian. Pewangi tersebut berguna untuk pelembut sekaligus memberikan bau segar yang lebih lama.

Jika hal ini dikerjakan, bisa dipastikan kaos kaki yang Anda gunakan akan menjadi wangi sepanjang hari. Namun harum dari softener ini tidak akan awet, jika pemilihan alas kakinya tetap sempit dan tidak menyisakan rongga angin agar bisa bersirkulasi.

7. Lakukan Penjemuran Kaos Kaki dengan Cara Dibalik dan Biarkan sampai Benar-Benar Kering

Jika kaos kaki sudah direndam menggunakan pewangi, jemur kaos kaki dengan cara terbalik. Bagian dalam kaos kaki dibalik di luar, dan posisi luar menjadi ke dalam.

Cara penjemuran ini berguna untuk menjaga sablonan dari kaos kaki Anda agar tidak cepat mengelupas. Jangan lupa untuk menjemurnya sampai betul-betul kering. Bila kaos kaki masih terasa lembab dan belum kering sekali, jangan dulu dikenakan.

Kaos kaki yang belum kering ketika digunakan hanya akan menimbulkan aroma yang tidak enak. Tidak mau kan orang-orang di sekitar kita terganggu dengan bau kaos kaki kita?

8. Pantang Memakai Kaos Kaki Lebih dari Satu Hari

Kaos kaki yang Anda pakai kalau bisa jangan sampai dikenakan selama lebih dari satu hari. Rajin-rajinlah mencuci kaos kaki secara berkala.

Pemakaian kaos kaki secara selang-seling untuk menghindari dari bakteri peluh yang ada. Rajin mengganti kaos kaki dan mencucinya tidak hanya menghalau kaos kaki agar tidak berbau anyep, tetapi juga untuk menjaga kesehatan kaki.

Seperti itulah beragam cara yang bisa dicoba untuk mengantisipasi agar kaos kaki Anda tidak bau. Bau yang kurang sedap pada kaki hanya akan membatasi aktifitas Anda pada pergaulan dengan rekan-rekan. Yuk rajin-rajin menjaga kaos kaki kita agar tidak mengeluarkanaroma tak enak.

POST REPLY