Pakai Baju “Turn Back Crime” Bisa Dipenjara? Cek Disini!

✆ 085-888-655-062

Bapak Fadil

Ruko pasar ceger Blok A1 No.5. Jurangmangu -  Tangsel

Ikut-ikutan trend biar kekinian emang udah ngga aneh lagi Indonesia. Gegara ngeliatin aksi polisi rupawan pas ngelawan teroris di bom Thamrin pake baju “Turn Back Crime”, eh ngga taunya malah udah viral aja di Internet.

Usut punya usut, ternyata baju ber-slogan tersebut banyak peminatnya. Baju “Turn Back Crime” bikin pemakainya berasa kek polisi beneran. Ngga heran deh kalau pemakainya sendiri ngerasa bangga pas lagi di berada tempat-tempat umum.

Baju “Turn Back Crime” Rawan Disalahgunakan

Baju Turn Back Crime

suarawajarfm.com

But wait guys.. Dibalik kebanggan kalian, jangan sampai yah kebablasan ngaku jadi polisi beneran!

Seperti contoh kisah yang satu ini, menyebar kaos berslogan tersebut justru dimanfaatkan oleh Orang-orang ngga bertanggung jawab. Alih-alih mengayomi masyarakat tapi ujung-ujungnya ada aksi pemerasan. Kan ngeri!

Singkat cerita, modus tersangka adalah menyamar sebagai seorang polisi. Sembari memakai baju “Turn Back Crime” ia berkeliling mencari mangsa, khususnya anak-anak di bawah umur. Bahkan motor modif alay kesukaan cabe-cabean pun juga bisa jadi mangsa empuk si polisi gadungan ini.

Setelah sekian lama target diendus dari jarak kejauhan, tibalah saat polisi gadungan ini menanya surat-surat motor dan izin berkendara. Mirip-mirip dikitlah kayak polisi beneran, cuman yang ini gadungan hehe.

Nah, kalau si target tadi kebetulan surat-suratnya nggak lengkap. Baru deh si polisi gadungan ini beraksi dengan membawa lari motornya alias dicuri.

Semenjak kabar ini beredar luas di media, maka POLRI secara resmi meluncurkan larangan penggunaan baju bertuliskan “Turn Back Crime” bagi warga sipil. Berani melanggar, maka hukumannya penjara selama 3 bulan. Ewh, lama amat yak!

Selang beberapa hari kemudian, Kapolri Jend. Badrodin Haiti secara resmi membantah bahwa tidak ada pelarangan terkait pemakaian baju berslogan “Turn Back Crime”. Sebab baju tersebut bukanlah seragam khusus milik polisi.

Dilarang atau Diizinkan, Mana yang Benar?

Atribut Turn Back Crime

antara.com

Anehnya, berita dari salah satu situs stasiun televisi swasta mengusung dua judul berita yang saling pro dan kontra terkait perizinan menggunakan baju berslogan tersebut.

Kapolri dalam awal beritanya melarang, eh tetiba muncul lagi berita Kapolri membantah. Haduh, bingung deh kalau baca berita dari media plin-plan kayak gini.

Meskipun begitu, penulis masih yakin jika baju “Turn Back Crime” masih diizinkan selama tidak disalah gunakan. Jelas-jelas Kapolri Badrodin Haiti menyampaikan bahwa ini bukanlah seragam khusus polisi. Jadi, ya wajar dong kalau diizinkan.

Asal Usul Kata “Turn Back Crime”

Asal Usul Turn Back Crime

news.bdtv.in

“Ngapain sih ngomongi soal slogan asalnya dari mana. Toh, yang penting asal pakai aja di baju” Nah, ini nih pemikiran yang salah. Sebelum kita memakai cermati terlebih dahulu dari mana slogan itu digagas.

Yap, slogan “Turn Back Crime” merupakan gagasan dari Interpol semenjak tahun 2014. Interpol atau singkatan dari International Police ini berpusat di kota Lyon, Prancis.

Rumornya sih, slogan tersebut berfungsi sebagai media kampanye untuk mengajak warga sekitar agar lebih peka jika melihat kejahatan.

POST REPLY